All posts tagged Cewe

Berkenalan

Sebenarnya gwa sudah sering sih nyamperin orang trus ajak ngomong dan sekedar bertukar cerita, salah satunya yang sering gwa lakukan adalah berbicara dengan supir taksi,supir angkot dan tukang ojek. Banyak cara yang biasanya gwa lakukan untuk memulai pembicaraan, mulai dari tanya ini mobil taksi baru apa kaga, tanya udah berapa lama jadi supir taksi, mengkomentari nama supir taksinya, tanya-tanya soal kerja jadi supir taksi dan banyak hal-hal lainnya.

Tapi walaupun gwa sudah fasih / sering berkenalan dan ajak ngobrol orang-orang ada satu hal yang masih gwa takuti sampai sekarang yaitu ngajak ngobrol cewe yang kira-kira seumuran. Tapi itu sebenarnya juga bukan tanpa alasan, karena biasanya cewe2 itu jarang jalan sendiri, entah dia bawa saudaranya, bawa temennya, bawa cowoknya, bahkan bawa anjingnya juga. Jadi gwa kadang-kadang jiper juga sih buat ajak ngobrol dan ajak kenalan karena jurus-jurus maut yang pakai buat supir taksi ga mungkin gwa lancarkan ke cewe-cewe.

Satu kali gwa pernah bertanya dengan temen gwa tentang kenalan dengan cewek. Kira-kira begini perbincangannya :

  • Gwa : eh Bud, kira-kira berapa % ya kemungkinan kita kena tampar cewek kalau kita tiba2 samperin trus ajak kenalan.
  • Budi : Kalau itu mah 0 %. Kecuali lu cium itu cewek, tapi walaupun lu cium keknya kemungkinannya juga ga 100 % deh soalnya pasti ada cewek yang shock, mata berkaca-kaca trus berlari-lari sambil bertanya-tanya emang dia mimpi apa kemarin ( diceritakan dengan gaya berbicara, gerakan mata dan gerakan tangan Budi yang khas ).
  • Gwa : hohoho bener juga sih… ( emang si Budi terkenal gilanya ).

Satu-satunya kisah sukses gwa pernah ajak kenalan cewe adalah ketika gwa naik travel dari bandung ke jakarta. Waktu itu gwa ditemenin temen gwa yaitu Yani. Saat itu gwa duduk di paling belakang, nah tempat duduk paling belakang itu terdiri dari 3 kursi, jadilah gwa duduk ama seorang cewe di sebelah kanan gwa dan Yani di sebelah kiri gwa.

Selama perjalanan sih gwa berusaha menahan diri untuk tidak kenalan ( malu sih ) , jaga jarak dengan dia dan cuma ngobrol ama Yani doank. Trus ketika busnya berhenti buat istirahat ( entah di KM berapanya cipularang gwa lupa2 ingat ) gw turun buat buang air kecil, dan ternyata dia ikut turun menemani gwa ( waduh neng, abang ga usah ditemenin bisa sendiri kok ), wakaka udah PD banget gwa…

Ketika gwa selesai dari WC gwa kembali ke bus, ternyata dia blom balik dari WC dan sisa gwa,Yani dan ada ibu-ibu di depan gwa. Di dalam track record gwa belom pernah ada Ibu-ibu yang ga bisa gwa taklukkan ( sekalian buat pemanasan ) , jadi gwa mulailah pembicaraan :

  • Gwa : “wah anaknya bu ?” ( sambil nunjuk anak yang lagi digendong sang ibu )
  • Ibu-ibu : *dengan malu2nya “wah bukan, ini cucu saya… saya udah tua begini masa ini anak saya”
  • ( wakaka gwa sempat speechless karena keknya salah ngomong, tapi karena sudah kepalang basah lanjut lagi ).

Trus gwa lanjut pembicaraan :

  • Gwa : “oh emang ngapain ke jakarta bu ? abis jalan-jalan dari Bandung ya ?”
  • Ibu-ibu : “oh bukan, saya mau jemput anak saya di Jakarta, katanya mau melahirkan di Bandung”

kemudian pembicaraan berlanjut dan si Ibu-ibu bercerita panjang lebar soal keluarganya dan sampai suatu saat dia bertanya :

  • Ibu-ibu : “adik sendiri ngapain ke bandung ?”
  • Gwa : “oh saya diutus dari kantor buat bikin website untuk dikti di bandung bu”
  • Ibu-ibu : ( mengkerutkan dahi dan memasang tampang bingung lalu berkata ) “oh begitu ya”
  • ( gwa yang sudah tau si Ibu sudah tidak mengerti apa yang gwa bicarakan berusaha mencari topik lain, tapi ternyata pembicaraan kami terpotong karena si cewe ternyata sudah kembali dari WC dan mau naik ke bus )

Jadi kita sudahi pembicaraan tentang si Ibu dan kita lanjutkan pembahasan tentang si cewe. Setelah gwa pemanasan dengan ngobrol dengan si Ibu, gwa berusaha untuk ajak kenalan si cewe. Tapi jujur, untuk kenalan dengan cewe sepertinya butuh keberanian yang 1000x lebih banyak dibandingkan ajak kenalan ibu-ibu atau supir taksi.

Jadi mulailah gwa berpikir cara untuk ajak kenalan, mulai dari pura2 tertidur di pundak dia ( ini extrim banget sih jadi ga gwa lakukan ), ajak kenalan langsung ( takut dia pikir gwa playboy ), dan akhirnya terlintas di kepala gwa untuk pinjam tisu. Tapi jika pinjam tisu sepertinya kurang seru dan kelihatan sekali gwa cuma mencari alasan maka disinilah dimulai sandiwara gwa.

Cara yang gwa lakukan saat itu adalah pura-pura mengkucek-kucek mata seperti kelilipan dan melepas kacamata gwa, trus gwa pura-pura minta tisu ke Yani ( gwa yakin Yani ga punya tisu jadi gwa minta ama dia wakakakak ) dan ternyata benar, Yani ga punya tisu.

Setelah bertanya ke Yani gwa dengan cepatnya berbalik badan ke arah kanan dan bertanya dengan si cewe :

  • Gwa : “eh punya tisu ga ?”
  • Dia : “wah ga punya”
  • Gwa : “oh ya udah. emang ada urusan apa ke jakarta ?” ( disinilah mulai pembicaraan kami )
  • Dia : bla2x bercerita panjang lebar.

Akhirnya dari pembicaraan itu gwa tau dia ternyata adalah anak perhotelan yang balik ke Jakarta untuk urus paspor ( dia asli Jakarta dan tinggal di Jelambar ). Dia urus paspor karena dia ingin kerja di Dubai ( sedikit banyak gwa mulai mengerti geografi arab saudi setelah dijelaskan oleh dia, karena selama ini gwa menganggap Dubai itu adalah sebuah negara sendiri ). Jadilah kami ngobrol panjang lebar di travel tersebut dan seperti kebiasaan gwa kalau ngajak ngobrol orang adalah “Tidak Pernah Tanya Nama”. Jadi pada akhir kami berpisah pun gwa tidak pernah tau nomor hpnya, tau facebooknya, dan bahkan tidak tau namanya.

Mungkin gwa mulai harus memperbaiki cara gwa ngajak ngobrol dengan mulai dengan menanyakan nama terlebih dahulu, karena akhir2 ini gwa juga pernah ngobrol dengan orang yang sama-sama ngantri tiket di 21 Taman Anggrek. Dan seperti biasa, gwa tidak pernah tau nama dari lawan bicara gwa ( tapi yang kali ini cowo sih, not interested juga sih, buat hapus kebosanan pas ngantri aja ).

Selain itu sabtu kemarin gwa juga baru ngajak ngobrol Mas Ogah ( itu yang biasa berdiri di pertigaan kosan gwa untuk bantu mobil belok2 aja ). Jadi gwa ketemu dengan si Mas Ogah ini ketika gwa makan di Heroy dekat kos gwa. Gw mengenali mas ini karena dia sering bantuin ibu-ibu pelangi ( nama tempat makan dekat kos gwa ) untuk belanja-belanja keperluan. Jadi dimulailah pembicaraan kami, kira-kira begini :

  • Gwa : “mas yang sering bantuin ibu pelangi ya ?”
  • Mas-mas : “iya bener, mas yang biasa pertama makan disana ya ?”
  • Gwa : ( waduh ga nyangka juga ternyata dia ingat, dan walaupun tampangnya preman tapi ga nyolot ) “Iya bener mas, biasanya pagi-pagi saya makan disana.”

Trus panjang lebarlah kami berbicara, tapi terlihat dari cara dia berbicara sepertinya dia tidak begitu nyaman ngobrol dengan gwa, terlihat dari cara dia menjaga kata-kata dan raut wajah yang seperti kebingungan ( mungkin dia masih sedikit shock tiba-tiba gwa ajak ngobrol ). Tapi at least gwa sudah berusaha untuk menghilangkan image sombong yang membuat dia shock ketika gwa ajak ngobrol.

Yah kira-kira begitulah sepenggal cerita gwa tentang berkenalan dengan orang, sebenarnya tulisan ini tanpa tujuan sih hohoho ( cuma ingin melepas penat daripada coding terus ). Sebenarnya gwa masih banyak cerita tentang berkenalan dengan orang-orang tapi sepertinya kurang menarik jika diceritakan sekarang :) mungkin lain kali saja kalau ketemu moment yang pas dan mood yang pas :D

Capo buatan sendiri atau emergency capo

Beberapa hari ini bawaannya ngantuk terus neh, udah minum kopi tapi efeknya cuma sebentar aja. Keknya gara2 efek gwa tidur pagi trus neh dan ga olah raga 1 minggu ini. Tapi sekarang lagi seger abis meneguk kopi nescafe classic yang kata temen kerja gwa rasanya kek coklat ( sapa suruh masukin 1 sendok makan, 1 sendok teh aja dah asem ).

Kali ini gwa akan cerita tentang Capo. Pada blom tau Capo ? hmmm sebenarnya gwa juga ga tau menjelasinnya gimana, soalnya gwa juga masih pemula juga soal ini.

Intinya Capo adalah sebuah alat yang dipasangkan di senar gitar untuk menaikkan nadanya gitu deh, jadi di gitar kan kita kenal istilah fret-fret, nah Capo ini diletakkan di fret-fret tersebut untuk menaikkan nada 1 fret, 2 fret, dst. Untuk lebih jelasnya penampakannya ada dibawah ( hasil copy paste dari google ).

capo

capo

Capo

Nah yang akan gwa tunjukin disini buat Capo keren kek begitu, tapi lebih ke Capo home-made atau buatan sendiri. Tapi kalau anda berminat membeli Capo itu sih harganya sekitar Rp.30.000 kalau gwa ga salah tanya ( soalnya cewe gwa bilang harganya Rp.160.000 ribu di kaskus ).

Yah sudah cukup la intronya, jadi sekarang kita akan langsung masuk ke menu utamanya yaitu membuat Capo. Bahan2 yang dibutuhkan antara lain :

  • Karet yang banyak.
  • Pena ( kalau gwa sih pake faster )
  • Iman yang kuat.

Setelah mengumpulkan bahan2 diatas tinggal dirakit aja itu Capo ke gitar kesayangan anda seperti gambar dibawah ini :

my capo in guitar

my capo on guitar

my capo in guitar

my capo on guitar

yah kira-kira begitulah membuat home made capo atau emergency capo, yah sapa tau tiba2 mau manggung tapi ga bawa capo atau tiba2 harus jadi pengamen dak2an gara2 kecopetan di bus. Cukup dengan pena dan karet maka jadilah sebuah capo senilai Rp.30.000 ( atau Rp.160.000 di kaskus ). Selamat mencoba :D

Cowok menang milih,cewek menang nolak

Wah ini ketemu artikel pas lagi iseng-iseng baca blog orang… Ternyata tuhan memang baik, selalu memberikan jawabannya ketika aku membutuhkannya :D daripada susah-susah bookmark jadi copy paste aja deh disini…

PERSEMBAHANKU UNTUK WANITA

Pagi ini aku menerima sms dari seorang teman baikku.
Seorang wanita. SMS tersebut menyebutkan bahwa dia menyukai seorang pria yang wajahnya cukup di kenal di televisi belakangan ini. Kebetulan aku cukup kenal kenal dengan presenter muda berbakat itu dan kami sesekali SMS-an saling menanyakan kabar masing-masing.

Kepada temanku itu aku berkata, “Sangat manusiawi hehehe … Tetapi dia sudah punya kekasih. Kalaupun belum kamu mesti bersaing dengan ratusan wanita yang mungkin memiliki rasa yang sama. Coba aja..”

Sejujurnya, aku sudah sering mendengar teman-teman wanitaku sharing dia menyukai pria ini, pria itu dan entah siapa lagi selanjutnya. Bahkan aku pernah membaca blog seorang wanita yang aku kenal baik, di dalamnya ia menulis bagaimana ia suka dengan seorang pria dan sangat berharap dapat menjadi kekasihnya. Ia merindukan sang arjuna yang belum tentu tahu apa yang ia rasakan. Bagai pungguk merindukan bulan. Kasihan ….

Di usiaku yang sudah menginjak 28 tahun, tentunya aku memiliki banyak teman pria dan wanita yang sebaya denganku. Kalaupun di bawah atau diatas, usianya tidak jauh-jauh dari angka tersebut.

Aku coba untuk merenung, kenapa beberapa bahkan mungkin banyak teman wanitaku atau lebih tepatnya para wanita belum menemukan seorang pria yang bakal menjadi pasangan hidupnya. Padahal setahuku, bagaimanapun minus-nya seorang wanita (kalau ia menganggap dirinya demikian), paling tidak pernah satu kali “ditembak” pria, dengan kalimat ini, “Aku menyukaimu” atau “Bersediakah engkau menjalani hubungan yang lebih serius denganku?”.

Kenapa aku bisa begitu yakin? Mari aku ceritakan:
Selama 5 tahun lebih aku bekerja di sebuah rumah produksi yang menayangkan acara Solusi di salah satu stasiun televisi swasta itu, banyak kisah nyata mirip Cinderella yang aku temukan. Ini benar-benar nyata! So rea! Bukan sinetron, bukan film.Sebut saja Maria Beatrix, gadis yang pernah dijuluki “si buruk rupa” dengan bentuk tangan dan kaki yang sama sekali tidak sempurna, menggunakan kursi roda, namun menemukan “pangeran” yang baik hati berdarah Inggris. Pria ini begitu setia mendampinginya bahkan berhasil mengajarinya berenang. Hari ini mungkin mereka sudah menikah.

Ada juga Indrawati, manusia terpendek Indonesia yang pernah masuk MURI karena bisa melahirkan dengan normal. Kalau melihat bentuk fisiknya, sangat tidak sempurna, namun menemukan seorang suami dari kalangan terhormat dan sangat mencintainya dengan sepenuh hati.

Di Bandung, kami juga memiliki narasumber si pelukis Patricia Saerang,seorang yang melukis dengan kakinya atau mulutnya karena tidak memiliki tangan. Namun menemukan pria berdarah Eropa yang sangat mencintainya. Hari ini mereka sudah menikah dan hidup bahagia.

Jadi, kalau mau banding-bandingan dengan wanita-wanita yang aku sebutkan diatas, bagaimana mungkin kalau teman-teman wanita ku itu belum bisa menemukan “sang pangeran cinta” ? Busyett! Kalau mau banding-bandingan, teman-teman wanitaku itu tergolong wanita yang cantik, dengan fisik yang nyaris sempurna dan memiliki pekerjaan yang bagus. Setelah aku analisa, inilah inti permasalahannya:
Ternyata banyak wanita tidak tahu kuncinya. Untuk membuka baut ukuran12, kita harus menggunakan kunci ring atau kunci pas dengan ukuran yang sama, 12. Sebut saja hal apa lagi yang lain sebagai perumpamaan. Dari zaman Adam dan Hawa sampai sekarang, wanita memang didesain untuk tidak memulai terlebih dahulu dalam hal cinta.
Ekstrimnya, wanita dilarang jatuh cinta terlebih dahulu dan mengejar-ngejar pria. Karena wanita memang tidak di desain untuk itu.
Perihal ada budaya di daerah tertentu dimana pria di lamar oleh wanita,aku sangat tidak berminat membahasnya. Dan sampai hari aku masih menganggapnya sebuah keanehan. Aneh! Namun aku menghormatinya.

Aku suka kata-kata ini: Cowok menang milih, cewek menang nolak!
Kedengarannya win-win solution. Ya – bisa begitu. Cowok memang bisa memilih wanita mana saja yang dia suka. Cowok bisa saja jatuh cinta dengan wanita mana saja yang hatinya memang “jatuh”. Toh, sampai hari ini jumlah cewek di dunia ini jauh lebih banyak dari cowok.

Di Batam, para wanita bahkan sering bertengkar memperebutkan pria,karena komposisi antara wanita dan pria di kota ini memang sangat tidak seimbang. Jumlah wanitanya jauhh lebih banyak dari pria.
Cowok kalau nembak cewek ditolak, respon selanjutnya ada dua, pertama:mencoba lagi untuk kedua, ketiga, keempat, atau kesekian kalinya atau kedua, tidak melanjutkan dan berkelana mencari yang lain lagi. Toh,jumlah wanita jauh lebih banyak dari pria. Dan harga diri seorang pria tidak akan turun dan tercabik-cabik hanya karena cintanya ditolak.

Karena pria seorang pejuang sejati, dia pasti akan mencoba dan mencoba lagi. Sampai dapat! “Emang cewek elo doang?” . Pikiran seperti itu ada kadang di sana ..

Tetapi kalau wanita begitu agresif terhadap pria, lalu kemudian ditolak hehhee $B!!(B.. Jawab sendiri kata yang tepat untuk itu. Pria dan wanita sama-sama didesain untuk menjadi pemenang. Menang! Cowok menang milih, cewek menang nolak. Masalahnya sekarang banyak wanita yang mencoba untuk merubahnya menjadi: Cewek menang milih. Jadi kalau cewek menang milih maka berarti cowok menang nolak!

Bagi para cowok, kalau ditolak adalah hal yang biasa. Memang sedih untuk sesaat. Tapi tidak untuk meratapinya. Lagipula cowok didesain lebih banyak “bermain” pikiran, daripada perasaan. Masalahnya, apakah para cewek siap kalau ditolak cowok setelah “menang” milih cowok yang mana aja?

Untuk menjawab pertanyaan ini, aku mau membagikan hal ini kepada para wanita, khususnya.
Paling tidak ada dua wanita yang paling dekat denganku, yang aku ketahui sangat bahagia. Pertama adalah ibuku sendiri. Ya, mama. Ibuku melepaskan masa gadisnya ketika usianya 23 tahun, dilamar ayahku, seorang pria tampan berumur 32 tahun dengan tubuh proposional.

Ketika pertama kali bertemu ibuku, ayahku benar-benar jatuh cinta kepadanya. Padahal saat itu, seorang wanita sedang tergila-gila kepadanya dan menjadi begitu agresif. Ia ingin memiliki ayahku. Tetapi sebenarnya pria tidak bisa berdusta, dan jarang berpura-pura. Ayahku tidak mencintainya. Namun wanita itu memaksanya. Ayahku pria sejati yang harus selalu memulai dan tidak bisa didahului seperti itu. Kepada ibukulah, ayahku jatuh cinta. Mereka menikah pada tahun 1978. Ayahku berkali-kali jatuh cinta dengan wanita yang sama, yaitu ibuku.

Usia pernikahan mereka sudah 29 tahun dan perkawinan mereka bertambah kuat dari hari ke hari. Aku pikir, ibuku adalah wanita yang paling bahagia di bumi ini karena dia tahu kuncinya. Dia dicintai dan diperlakukan bak ratu.

Kemudian yang kedua, saudaraku satu-satunya. Adik perempuanku yang manis itu. Di usianya yang 26 tahun seorang pria yang sangat mencintainya dan telah setia menunggunya selama 6 tahun, menyatakan keinginannya untuk menghabiskan waktunya nanti bersamanya. Meskipun enam tahun yang lalu, adikku tidak meresponinya, namun akhirnya ia luluh juga. Kali ini adikku tahu kuncinya: bahwa wanita didesain untuk DICINTAI dan bukan memulai untuk mencintai.

Sebelumnya, aku tahu adikku berharap dapat menjalani hubungan dengan seorang pria gagah dari angkatan laut. Namun pria itu ternyata tidak sepenuh hati mencintainya. Ia sadar, bahwa ia harus melupakan pria itu dan memberi kesempatan untuk yang lain. Hari ini adikku, diperlakukan bak ratu oleh kekasihnya. Begitu dicintai, dilindungi, diperhatikan dan hubungan mereka semakin menunjukkan kualitas yang semakin baik, hari ke hari.

Aku pikir, adikku wanita yang paling bahagia saat ini. Karena seorang pria datang kepadanya dan mencintainya dengan sepenuh hati dan sepenuh jiwa.

Sebaliknya, aku menemukan ada wanita yang memulai terlebih dahulu, begitu agresif dan sangat mencintai seorang pria dan akhirnya memang mendapatkannya dan bahkan menikah dengannya. Namun sayang, sesungguhnya dia tidak pernah mendapatkan cinta dari suaminya. Karena suaminya punya cinta yang lain. Dan wanita itu harus membayar harganya. Sangat mahal. Ia harus berkorban selama perkawinannya berlangsung. Ia harus berkorban materi yang terus-menerus dan yang paling menyedihkan selalu korban perasaan.

Padahal bukankah seharusnya suaminya yang memenuhi kebutuhan materinya?Muka mereka menjadi begitu kusut dan tubuh mereka menjadi begitu kering.
Karena tidak ‘disirami’ cinta suaminya. Karena sekali lagi, suaminya punya cinta yang lain.

Para wanita, daripada engkau mencintai pria yang tidak mencintaimu,atau hanya sekedar berpura-pura mencintaimu, mengapa engkau tidak belajar mencintai pria yang sangat mencintaimu dan memperlakukanmu dengan begitu berharga? Mungkin awalnya engkau tidak begitu menyukainya.
Namun jika mengingat bahwa ia begitu mencintaimu, mengapa wanita tidak mencoba untuk BELAJAR mencintainya dan memberinya kesempatan.
Percayalah bahwa dalam kamus pria tidak ada istilah BELAJAR mencintai.
Mau wanita yang ditujunya seperti apa, mau gemuk, mau pendek, mau rada tulalit atau sebut saja kekurangan lainnya, percayalah bahwa pria adalah makhluk yang jatuh cinta, bukan belajar untuk mencintai. Tetapi, wanita bisa BELAJAR mencintai.

Tatkala melihat kegigihan seorang pria yang tidak pernah berhenti
menaklukkan hatinya, tatkala melihat pengorbanan, perhatian dan kasih sayang yang diberikan, aku mendengar banyak kesaksian akhirnya wanita menyerah.
Berdasarkan apa yang aku lihat, bahkan aku mengadakan riset untuk hal ini, wanita yang bijak adalah wanita yang jatuh cinta dengan pria yang terlebih dahulu jatuh cinta kepadanya. Bukan jatuh cinta dengan pria yang pura-pura jatuh cintanya kepadanya.

Bagi pria, Anda dilarang untuk berpura-pura jatuh cinta. Karena setelah engkau menjalaninya, lama-lama pura-pura itu akan hilang dan engkau pasti akan berkelana mencari cinta yang lain. Bukan yang pura-pura.

Karena bagaimanapun engkau tidak bisa membohongi dirimu sendiri.
Kalau aku mencoba untuk pura-pura mencintai wanita yang pernah sangat mencintaiku, mungkin hari ini aku sudah memiliki anak dengannya dan sudah menjadi orang kaya secara materi. Tetapi aku pasti membuatnya menderita karena kepura-puraan itu. Aku akan berkelana mencari cinta yang lain. Dan itu sangat menyakitkan. Karena hubungan itu sudah sampai kepada pernikahan, mau tidak mau kita harus tetap meneruskannya, kalau tidak mau anak-anak yang menjadi korban perceraian. Namun harganya terlalu mahal untuk dibayar.

Para pria tidak dibenarkan untuk menjadi begitu brengsek dan memanfaatkan wanita yang jatuh cinta kepadanya, sementara itu sendiri punya cinta yang lain. Para pria tidak dibenarkan menjadi begitu bejat untuk memanfaatkan uang, fasilitas dan materi yang diberikan oleh wanita yang mencintainya, dengan harapan bisa mendapatkan cinta sang pria. Itu pria yang licik dan pengecut.

Untuk para wanita, mungkin kalian gelisah di usia yang hampir menginjak kepala tiga belum menemukan pasangan sejati. Mungkin ia sudah datang, tetapi Anda datang, tetapi Anda menolaknya. Karena memang anda didesain untuk “menang nolak”.

Tetapi mungkin saja anda lupa kuncinya. Kuncinya adalah anda sebaiknya jangan memulai terlebih dahulu dan kalau sulit menjangkaunya, anda menjadi begitu agresif. Anda harus tahu kuncinya bahwa anda didesain untuk dicintai dan diperlakukan bak ratu. Bukan menjadi seorang yang mengejar-ngejar pria.

Berulang kali kukatakan kepada teman-teman wanitaku. “Kalau ada seorang pria yang datang kepada kalian dan menyatakan cintanya, berpikirlah dua kali untuk menolaknya.” Jangan sampai anda menyesal di kemudian hari.

Aku tidak menyarankan kalian untuk terburu-buru menjawab, “Ya”. Aku hanya mengatakan, “Berpikir dua kali terlebih dahulu untuk menolaknya.”Siapa tahu, ini cinta sejatimu?
Wanita, anda begitu berharga. Ciptaan terindah. Anda ditentukan untuk begitu dicintai, dikagumi, dilindungi, dikasihi, diperhatikan, diayomi dan aku tidak tahu harus menyebutnya apa lagi .. ; Kalian ditentukan untuk diperlakukan bak ratu setiap hari.

Karena manusia ditentukan untuk hidup berpasang-pasangan, hai para wanita, bersiap-siaplah seorang pangeran cinta datang kepadamu, menyatakan betapa ia ingin menghabiskan waktunya bersamamu, dan memberikan seluruh cintanya kepadamu. Namun, ketika pangeran cinta itu datang, apakah engkau akan langsung menolaknya? Atau “berpikirlah dua kali untuk berkata ‘tidak’”, karena siapa tahu ini orang yang akan memperlakukanmu bak ratu. Tidak peduli bentuk fisikmu, tidak peduli tingkat pendidikanmu bahkan tidak peduli masa lalumu. Ia akan datang dengan kata-kata ini, “Aku mencintaimu walaupun – ..”

Tulisan ini aku dedikasikan untuk para wanita – Ciptaan Terindah